InfOz pLu$

September 11, 2007

RAIHLAH PERTOLONGAN ALLAH DENGAN MENUNAIKAN ZIS

Filed under: ARTIKEL — beritazakat @ 5:17 am

Dalam meraih segala keinginan dan cita-cita hidup, baik yang berhubungan dengan cita-cita pribadi, keluarga, maupun masyarakat dan bangsa, setiap orang yang beriman selalu memerlukan ikhtiar dan usaha yang serius serta bersungguh-sungguh. Di samping itu, juga senantiasa diperlukan ‘inayah atau pertolongan Allah SWT

Bagi seorang mukmin, rasanya tidak mungkin semua cita-citanya akan berhasil tanpa pertolongan-Nya. Keberhasilan sesuatu, pada hakikatnya adalah paduan yang harmonis antara ikhtiar yang benar dan sungguh-sungguh dengan iradah-Nya. Para pejuang kemerdekaan kita menyadari betul arti perpaduan kedua hal tersebut, sehingga kesadaran ini mereka abadikan dalam Mukaddimah UUD 1945, sebagaimana termaktub dalam alinea ketiga: “Atas berkat rahmat Allah SWT dan dengan didorong oleh keinginan luhur supaya berkehidupan kebangsaan yang bebas, maka rakyat Indonesia dengan ini menyatakan kemerdekaannya.”

Di dalam al-Qur’an surat al-Hajj ayat 40-41 dikemukakan tentang persyaratan mendapatkan pertolongan-Nya. Bahwa Ia pasti akan memberikan pertolongan kepada setiap orang yang berhak untuk mendapatkannya, yaitu orang-orang yang dimana pun mereka berada dan dalam posisi serta profesi apa pun yang mereka tekuni, selalu melaksanakan tiga aktivitas. Pertama, menegakkan shalat dengan sebaik-baiknya. Kedua, mau mengeluarkan sebagian dari penghasilannya, dalam bentuk zakat, infak, ataupun sedekah. Ketiga, senantiasa aktif dalam menyeru, memelopori dan memberi contoh dalam kebaikan dan mencegah dari perbuatan mungkar yang tercela dan merusak.

Sementara itu, dalam sebuah hadits shahih riwayat Imam Muslim, dikemukakan bahwa Allah SWT akan selalu memberikan pertolongan kepada setiap hamba-Nya yang aktif memberikan pertolongan kepada sesama saudaranya. Ta’awun (saling tolong-menolong) antara sesama manusia, pada hakikatnya adalah upaya untuk meraih pertolongan-Nya. Pertolongan di bumi akan menurunkan pertolongan samawi. Karena itu, ta’awun adalah ciri penting dari orang-orang yang beriman, orang yang ingin meraup kasih sayang Allah, ingin merasakan kelezatan samawiyyah dan nikmat Ilahiyyah.

Dalam sebuah hadits shahih, Rasulullah SAW menyatakan, “Sayangilah oleh kamu makhluq yang ada di bumi, maka kelak akan menyayangimu segala apa yang ada di langit.” Juga dalam hadits yang lain beliau bersabda, “Tebarkan salam (ucapan salam atau pun perbuatan yang menyelamatkan orang lain), hubungkan tali persaudaraan, dan shalatlah pada waktu malam, kelak kalian akan masuk ke dalam syurga dengan penuh kedamaian dan keselamatan.”

Wallahu A’lam bi ash-Shawab.

Oleh: Prof. DR. KH. Didin Hafidhuddin, M.Sc. (Ketua Umum Badan Amil Zakat Nasional)

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: