InfOz pLu$

Agustus 29, 2007

Laporan Perkembangan PSAK Zakat

Filed under: SERBASERBI — beritazakat @ 3:40 am

Laporan Perkembangan PSAK Zakat
Per Mei 2007

Menindaklanjuti Surat Perjanjian Kerjasama dengan nomor Reg.SPK.01/Sek-
FOZ/IV/2007 mengenai PSAK Zakat pada tanggal 4 April 2007 di Jakarta antara Ikatan
Akuntan Indonesia dengan Forum Zakat maka bersama ini kami sampaikan beberapa hal
yang terkait dengan aktivitas Penyusunan PSAK Zakat.

1. Ikatan Akuntan Indonesia telah membentuk Tim kerja PSAK Zakat yang terdiri dari:
No. Nama Instansi
1 Setiawan Budi Utomo (Ketua Tim) Dewan Syariah Nasional
2 Ahmad Toha Kantor Akuntan Publik
3 Anis Basalamah Pendidik
4 Catur Sawitri Rangkuti Forum Organisasi Zakat
5 Darwis Ikatan Akuntan Indonesia
6 Dodik Siswantoro Pendidik
7 Dyah Rudati Andayani Forum Organisasi Zakat
8 Eka Supriyati Ikatan Akuntan Indonesia
9 Eqky Awal Muharam Forum Organisasi Zakat
10 Hasanudin Dewan Syariah Nasional
11 Iis Afriana Departemen Agama
12 Nurhasan Hamidi Forum Organisasi Zakat
13 Nurwidodo P Ikatan Akuntan Indonesia
14 Rahmat Hidayat Dewan Syariah Nasional
15 Sri Yanto Ikatan Akuntan Indonesia
16 Syuhelmaidi Syukur Forum Organisasi Zakat
17 Tarkosunaryo Kantor Akuntan Publik
18 Teguh Heru Forum Organisasi Zakat
19 Teten Kustiawan Forum Organisasi Zakat
20 Yakub Ikatan Akuntan Indonesia
21 Yuli Hidayani Forum Organisasi Zakat
2. Hingga saat ini Tim Kerja PSAK Zakat telah mengadakan 3 kali pertemuan, yaitu :

No Hari & Tanggal Tempat Dihadiri oleh
1. Selasa, 17 April 2007 Hotel Bidakara 10 orang anggota (terlampir)
2. Rabu, 2 Mei 2007 Graha Akuntan 12 orang anggota (terlampir)
3. Rabu, 16 Mei 2007 Graha Akuntan 11 orang anggota (terlampir)
3. Dalam Penyusunan PSAK Zakat ini dibagi menjadi 10 (sepuluh) tahapan due process
procedure yaitu:
a) Identifikasi isu-isu standar yang akan dikembangkan menjadi standar.
b) Konsultasikan isu dengan Dewan Konsultatif Standar Akuntansi Keuangan
(DKSAK).
c) Membentuk tim kecil atau tim penyusun dalam DSAK.
d) Tim Kecil atau Tim Penyusun melakukan riset terbatas dan menyusun konsep
awal exposure draft.
e) Pembahasan Konsep exposure draft dalam DSAK.
f) Penerbitan dan pengedaran exposure draft kepada para konstituen.
g) Pelaksanaan Public Hearing.
h) Pembahasan setelah public hearing atas tanggapan dan masukan terhadap ED.
i) Pengecekan akhir (final checking).
j) Persetujuan/pengesahan ED PSAK menjadi PSAK.
4. Saat ini Tim Kerja PSAK Zakat sudah memasuki tahap ke 4 yaitu: Tim Kecil atau
Tim Penyusun melakukan riset terbatas dan menyusun konsep awal exposure draft.
5. Adapun rencana Outline PSAK zakat adalah sebagai berikut:

PENDAHULUAN
1. Tujuan
Pengaturan akuntansi untuk zakat, infak, sedekah dan wakaf.
2. Ruang lingkup
PSAK ini berlaku untuk:
(1) Amil zakat
(2) Muzakki
3. Definisi
Definisi-definisi yang terkait dengan zakat, infak, sedekah dan wakaf.
4. Karakteristik
Karakteristik-karakteristik yang terkait dengan zakat, infak, sedekah dan wakaf.

PENGAKUAN DAN PENGUKURAN
1. Akuntansi Amil Zakat
Pengakuan dan pengukuran atas penerimaan dan pengeluaran untuk:
(1) Zakat
(a) Bagian amil zakat
(b) Bagian non-amil zakat
(2) Infak dan sedekah
(3) Wakaf
2. Akuntansi Muzakki
(1) Pengakuan pengeluaran zakat.
(2) Pengukuran (perhitungan) zakat:
(a) Aset neto
(b) Aset bruto

PENYAJIAN
1. Amil Zakat
Penyajian atas penerimaan dan pengeluaran zakat, infak, sedekah, dan wakaf.
2. Muzakki
Penyajian atas pengeluaran zakat.

PENGUNGKAPAN
1. Amil Zakat
Pengungkapan yang terkait atas zakat, infak, sedekah, dan wakaf.
2. Muzakki
Pengungkapan yang terkait dengan pengeluaran zakat

KETENTUAN TRANSISI
Mengatur apakah PSAK Zakat berlaku prospektif, retrospektif, atau bisa
memilih salah satunya.

TANGGAL EFEKTIF
Tanggal berlakunya PSAK Zakat.
LAMPIRAN
Laporan keuangan lengkap amil zakat (neraca, laporan aktivitas, laporan
perubahan aset neto, laporan arus kas, laporan penyaluran zakat berdasarkan
asnaf, dan catatan atas laporan keuangan)
6. Dari outline diatas, hingga saat ini Tim Kerja masih dalam tahapan pendahuluan yaitu
hal –hal yang terkait dengan tujuan, ruang lingkup, karekteristik dan difinisi.
7. Hal-hal yang telah disepakati antara lain:
a) Badan hukum pengelola zakat
Pengelola zakat yang dibentuk oleh pemerintah akan menggunakan standar
akuntansi keuangan, bukan standar akuntansi pemerintah.
b) PSAK Zakat mencakup perlakuan untuk:
– Entitas pemberi zakat
– Entitas pengelola zakat
– Entitas penerima zakat non-entitas pengelola zakat
c) Ruang Lingkup
i. PSAK akan mengatur dua sisi yaitu pengelola zakat dan muzakki entitas.
Tim sepakat bahwa dalam PSAK Zakat tidak mencakup perlakuan tentang
wakaf, tetapi perlu ada pengaturan atas wakaf yang diterima oleh Entitas
Pengelola Zakat.
ii. Entitas Pengelola Zakat sesuai dengan undang-undang nomor 38 tahun 1999
pasal 13 yang menyatakan bahwa Badan Amil Zakat dapat menerima harta
selain zakat, seperti infaq, shadaqah, hibah, wasiat, dan kafarat.
iii. PSAK Zakat akan mengatur lebih lanjut batasan Entitas Pengelolan Zakat
yang harus menerapakan Pernyataan ini, yaitu:
• Entitas pengelola zakat yang dikukuhkan/dibentuk oleh pemerintah.
• Entitas lain yang memiliki kegiatan utama serupa dengan entitas pengelola
zakat
iv. Entitas yang melakukan aktivitas penerimaan dan penyaluran zakat tetapi
bukan sebagai kegiatan utamanya mengacu ke PSAK 101: Penyajian
Laporan keuangan syariah.
d) Definisi
Beberapa istilah akan didefinisikan untuk memperjelas pengaturan dalam standar
akuntansi dan menghindari penafsiran yang berbeda, beragam atau kurang sesuai.
e) Perlakuan akuntansi untuk pendapatan yang kurang atau tidak sesuai syariah akan
diatur dalam standar akuntansi
8. Adapun hal-hal yang masih menjadi topik pembahasan:
a. Masalah fikih Zakat,
Beberapa masalah fikih zakat yang masih memerlukan pendapat ulama akan
disampaikan ke MUI, seperti penggunaan dana zakat untuk pinjam-meminjam,
besaran hak amil, zakat perusahaan dan sebagainya.
b. Konsep Akuntansi dana
Diusulkan agar menggunakan konsep akuntansi dana (multifund accounting
concept)
Demikian kami sampaikan atas perhatianya kami ucapkan terimakasih
Wasalamualikum Wr Wb
Manajemen Purnawaktu

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: