InfOz pLu$

Agustus 22, 2007

Fundraising Yang Efektif

Filed under: ARTIKEL — beritazakat @ 3:48 am
Tags: ,

aku.jpg

mustaine

fundraising yang effektif membutuhkan strategi dan pendekatan yang tepat. Langkah awal lembaga saat melakukan fundraising harus menentukan arahan yang benar untuk keberlanjutan langkah berikutnya”.

Salah satu hal penting dalam sebuah organisasi nirlaba adalah strategi penggalagan dana -baca-fundraising-. Kenapa ini penting, karena fundraising merupakan tulang punggung sebuah organisasi. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal fundraising membutuhkan strategi dan pendekatan yang tepat. Oleh karena itu langkah awal organisasi saat melakukan penggalangan dana harus menentukan arahan yang benar demi keberlanjutan langkah berikutnya.

Proses tersebut dapat diawali dengan menentukan tujuan dan kebutuhan organisasi terlebih dahulu, selanjutnya organisasi dapat menentukan kemasan program dan siapa saja yang akan direkrut untuk mendukung penggalangan dana terhadap masyarakat yang dijadikan target. Adalah nilai lebih jika organisasi nirlaba memiliki hubungan dekat dengan orang terkenal -baca-selebriti-, dengan demikian citra organisasi dapat terangkat dan lebih dikenal oleh masyarakat. Kehadiran mereka selalu menarik donasi dan media untuk datang. Mereka adalah representasi dari budaya hedonis, satu budaya yang sudah menjadi kemajemukan gaya hidup ibu kota.

Pembelajaran sosial berbicara mengenai bagaimana proses individu berprilaku, orang-orang biasanya belajar berperilaku dengan mengamati perilaku orang lain yang dijadikan role mode (tokoh acuan) dan akan terus mengulanginya. Role mode secara umum difahami sebagai orang yang menggunakan beberapa pengaruh atau hanya dengan menjadi dikagumi dalam satu atau beberapa cara telah memberikan pengaruh kepada orang lain. (Nauta dan Kokaly, 2001).

Selebriti saat ini adalah sosok yang terkenal dan berpengaruh dan tentu saja keberadaannya penting, kehadirannya selalu diburu oleh media, malah dalam dekade terakhir ini sosok mereka lebih sering mendatangi dan “hadir” di tengah-tengah masyarakat dalam acara-acara sosial, peluang mereka untuk diekspos kian kuat, apalagi semakin membludaknya tayangan infotainment di setiap stasiun televisi. Media dan infotainment telah memposisikan mereka menjadi role mode sebagai acuan life style, mereka digilai dimana-mana oleh penggemarnya.

Dengan kondisi selebriti yang demikian, maka sosok selebriti memiliki potensi yang signifikan dalam mengerakkan kedermawanan sosial. Mengabaikan pengaruh dari para model terkenal seperti selebriti dalam kaitannya dalam program fundraising adalah bentuk ketertinggalan manajemen yang tidak bisa dimaklumi.

Beberapa strategi penggalangan dana yang intinya ingin memudahkan dalam pelayanan zakat terhadap masyarakat, sudah biasa sekali dilakukan oleh beberapa amil zakat baik yang berupa SMS zakat, Direct Mail, SMS Debet Kartu Rekening, Tranfer Langsung, Penyebaran Broshur, Spanduk, Baliho, Homevisit, Ceramah & Presentasi Program, Tayangan Media, Iklan Koran, Majalah, Radio, TV, Website, Mailinglist dan dll, kesemuanya itu adalah bentuk pelayanan dan informasi semata, adapun program selling dengan melibatkan selebriti untuk menarik muzzakki belum tergarap secara optimal atau lebih tepatnya belum membudaya dikalangan lembaga amil zakat. Peran selebriti dalam fundraising bisa sebagai perekat antara donatur dan calon donatur terhadap lembaga, bagaimana donatur agar terus membayarkan zakat dan tetap menyalurkannya lewat lembaga. Hadirnya selebriti sebagai penggembira dan penyejuk para donatur dan calon donatur adalah penting sekali, karena mereka merupakan orang yang dapat diterima kehadirannya kapanpun dan dimanapun serta dinanti-nantikan dan hal baru yang mereka lakukan akan senantiasa menjadi pembelajaran social bagi masyarakat. Aspek penting kenapa fundraising akan lebih efektif jika menghadirkan selebriti, adalah menarik persepsi masyarakat untuk melihat zakat lebih dekat, untuk tahap selanjutnya dimungkinkan memberi kesadaran kepada para wajib zakat akan pentingnya menunaikan zakat.

Keperpihakan selebriti, ikut concent dalam aktivitas kedermawanan sosial layak diberi apresiasi. hal tersebut tampak dalam beberapa program tayangan televisi yang dalam decade terakhir ini mulai mengangkat isu-isu sosial, seperti; ibadah haji gratis, pulang gratis, bangun rumah gratis, Tolooong, uang kaget, makan bareng anak yatim, merayakan ulang tahun bersama anak jalanan dll. Kedermawanan di televisi penting diperhatikan karena dengannya akan sedikit banyak menanamkan sifat empati dan peduli terhadap sesama bagi pemirsa.

Faktor lain yang mendukung keperpihakan mereka dalam peningkatan program sosial adalah hasil riset yang dilakukan pirac pada tahun 2004. dalam risetnya PIRAC menegaskan bahwa mayoritas selebriti memiliki sikap dan kepedulian yang besar terhadap sesama. Dalam penelitiannya yang melibatkan 51 Selebriti, 98% dari mereka adalah Donatur tetap sebuah lembaga. Dan 57 % dari selebriti mengaku menyisihkan hasil kerjanya khusus untuk sumbangan. Bukankah ini informasi yang menggembirakan, secara nonverbal mereka telah memberi siyal positif untuk mau terlibat dalam program pengentasan kemiskinan. Jadi sekarang tergantung lembaga bagaimana melihat fenomena ini.

Untuk menyertakan selebriti dalam program fundraising harus disesuaikan dengan tujuan LAZ terkait, tentu saja harus mencari selebriti yang mempunyai kapasitas dalam masalah ZISWAQ, dan dalam memilih selebriti sudah seharusnya, disesuaikan dengan tujuan target yang akan dicapai. Rencana yang matang serta komunikasi yang intensif mengenai peran yang tepat akan yang dibawakan akan menaikkan publisitas dia yang pada akhirnya akan mensukseskan program fundraising yang di jalankan.

Menghadirkan-nya bisa mendapatkan hasil yang maksimal. Jika mendapatkan selebriti yang tepat dan sesuai dengan obyek sasaran yang dijadikan target. Sebagai lembaga zakat yang mengobsesikan amalan ber-zakat menjadi “life style, sekarang adalah saat yang tepat. Ini adalah peluang yang menggiurkan untuk merekrut mereka dalam kaitannya dengan aktivitas penggalangan dana. Ada beberapa LAZNAS yang sudah mencoba memanfaatkan moment ini, dan hasil yang didapatkan ternyata sangat menggembirakan.

Beberapa peran yang dapat di lakoni oleh selebriti diantaranya. Bisa Sebagai volunter, atau pengurus. Karena ketenaran dan publisitas mereka kehidupan selebriti begitu jelas terlihat dari luar, mereka terkenal, gaya hidup dan sikapnya menjadi cerminan bagi penggemarnya, hal ini akan menjadi efektif jika ekspektasi mereka diarahkan pada peningkatan kualitas kedermawanan sosial yang digalakkan.

Peran lain yang potensial adalah menjadikannya duta lembaga, target sasaran donasi yang memiliki pengaruh dalam masyarakat, seperti pejabat dan pengusaha tentunya menginginkan pelayanan dan pendekatan yang berbeda, ini harus disadari betul oleh lembaga. space inilah yang memungkinkan selebriti mengkomunikasikan program organisasi dalam menggaet para donasi yang beda. Peran ini akan lebih berpotensi jika di-handle oleh selebriti karena jaringan dan kemampuan lobi mereka yang cukup potensial mereka banyak mengenal orang kaya yang berpotensi menjadi donatur.

Hubungan yang baik dengan selebriti di luar kebiasaan kerja adalah prakondisi potensial yang memungkinkan lembaga mendapatkan ruang di dunianya, jika interaksi ini sudah terbentuk untuk tahap selanjutnya, bisa dengan memberikan informasi yang lengkap mengenai ZISWAQ. Ini adalah langkah awal yang memungkinkan mereka dekat dengan lembaga yang kita kelola. sebagai awal program fundraising, kita mungkin bisa melibatkan selebriti hanya ketika tampil didepan publik atau ketika menayangkan iklan program di media. Inti dari keikutsertaan selebriti adalah menggaet persepsi masyarakat mengenai prilaku kedermawanan sosial yang seharusnya dijalankan. Jika selebriti yang menjadi role mode bukan tidak mungkin proses penggalangan dana akan lebih mudah dan sukses.

Program fundraising yang melibatkan selebriti, tidak hanya mengkampanyekan sadar zakat dikancah nasional, tetapi yang lebih penting adalah menarik persepsi masyarakat untuk melihat zakat lebih dekat, untuk menanamkan kesadaran akan pentingnya menunaikan zakat. inilah sebabnya kenapa usaha-usaha untuk menggerakkan kepedulian sosial dengan melibatkan selebriti lebih efektif dan tepat sasaran dari pada menggunakan pengurus lembaga yang kurang populis. Kesempatan ini jika benar-benar dimanfaatkan secara profesional, saya yakin akan memberikan hasil yang lebih besar dalam menggali potensi zakat tanah air.

Kenapa usaha-usaha untuk menggerakkan kepedulian sosial dengan melibatkan selebriti lebih efektif dan tepat sasaran dari pada menggunakan pengurus lembaga yang kurang populis”

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: